Tampilkan postingan dengan label Kuliner yang Wajib Dicoba. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kuliner yang Wajib Dicoba. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 September 2017

5 Makanan Khas Kalimantan Timur Yang Sangat Terkenal Lezat

Berwisata disuatu daerah di Indonesia kurang lengkap rasanya jika tidak mencicipi kuliner atau makanan khas yang ada di daerah tersebut. Begitu juga saat anda wisata di kalimantan khususnya Tempat wisata di Kalimantan Timur, selain menikmati keindahan alam, seni dan budaya, provinsi Kalimantan timur juga banyak terdapat makanan khas yang bisa anda coba.
Makanan Khas Kalimantan Timur banyak jenis dan ragamnya yang akan membuat penasaran, dengan citarasa dan ciri khas, makanan kaltim banyak diburu oleh para penikmati wisata kuliner. Bukan hanya masakan dari jenis seafood namun makanan khas lainnya juga bisa anda temui disini.
Beberapa makanan khas kalimantan timur yang wajib anda coba saat mengunjungi provinsi Kalimantan Timur diantaranya adalah sebagai berikut:
Makanan Khas Kalimantan Timur 
1. Nasi Bakepor Sambal Raja
Nasi Bakepor Sambal Raja
Mendengar Nama Nasi Bakepor Sambal Raja Makanan Khas Kalimantan Timur yang satu cukup unik, namun yang pasti rasanya juga tidak kalah unik dan nikmat. Dulunya Nasi Bakepor Sambal Raja adalah makanan Khas Kerajaan Kutai.

Nasi Bakepor Sambal Raja merupakan makanan khas Kalimantan Timur yang terbuat dari nasi putih di campur dengan Rempah-rempah, dan dengan Sayur Gangan Asam kukar yang di olah bersama kepala ikan. dan untuk Sambal Raja nya seperti Urap-urap, Sayur-sayuran di tambah irisan bawang merah lalu di siram dengan bumbu halus dengan rasa pedas yang segar.

Namun untuk saat ini anda sudah bisa dengan mudah menikmatinya, karena banyak Warung-warung yang menjual Makanan Khas ini. Jadi anda tidak perlu nunggu moment tepat untuk dapat mencicipi rasa nikmat dari masakan Nasi Bakepor.
2. Ayam cincane
Ayam cincane
 
Ayam cincane adalah masakan khas Kalimantan Timur yang biasanya menu masakan ini sering dijumpai pada acara-acara besar, seperti pada acara pesta pernikahan dan acara penyambutan tamu-tamu kehormatan.
Namun saat ini, masakan Ayam Cincane sudah dapat anda dijumpai di beberapa kedai ataupun rumah makan. Daging ayam kampung yang disajikan bersama bumbu berwarna kemerahan menjadi ciri khas tersendiri dari menu masakan ayam cincane ini.
Bila anda sedang wisata ke kalimantan Timur sudah tidak perlu lagi susah-susah untuk menunggu acara besar, karena untuk bisa menikmati Ayam Cincane anda cukup beli di rumah makan yang menjualnya. 
3. Pepes kepiting
Pepes kepiting

Pepes kepiting adalah Makanan Khas Kalimantan Timur jenis seafood yang menggunakan bahan utama menggunakan kepiting soka yang dimasak dengan menggunakan bumbu seperti cabe rawit, cabe merah, serai, daun kemangi, dan rempah-rempah yang lain. 
Kemudian kepiting soka serta bumbu digabungkan menjadi satu untuk ditumis serta dibungkus dengan daun pisang. Baru setelah itu, kepiting yang dibungkus daun pisang dikukus serta dibakar diatas bara api sampai masak.

Dengan ciri khas memasaknya, sehingga menimbulkan aroman yang sedap dan khas. Jadi jika anda sedang traveling di provinsi ini jangan lupa untuk mencoba kuliner yang lezat yang akan menambah selera makan anda.

4. Nasi Kuning Samarinda
Nasi Kuning Samarinda
Nasi Kuning mungkin sudah tidak asing bagi orang Indonesia, karena hampir setiap daerah di Indonesia bisa anda jumpai masakan yang satu ini. Namun untuk Nasi Kuning Samarinda ini beda dari nasi kuning pada umumnya.

Memiliki cita rasa yang khas dan lauk yang sedikit tidak sama dari nasi kuning biasanya. Nasi kuning Samarinda adalah nasi yang berwarna kuning (kuning dengan kunyit) seperti pada umumnya namun yang membedakan terletak di lauknya.

Karena nasi kuning Samarinda menggunakan pelengkap seperti ikan gabus (ikan haruan), bawang goreng, telur bumbu bali, serta serundeng. Untuk dapat menikmati makanan ini biasanya bisa dijumpai saat pagi atau malam hari.
5. Sate Payau 
Sate Payau
Sate payau adalah Makanan khas Kalimantan Timur yang sudah cukup populer dikalangan wisatawan, khususnya bagi para pecinta kuliner. Bila anda sedang berkunjung jangan sampai terlewatkan untuk mencoba makanan khas ini.

Sate Payau ini beda dengan sate pada umumnya karena terbuat dari daging rusa. Tetapi sayangnya, makanan khas yang satu ini terbilang sudah langka, sebab rusa yaitu satu diantara hewan satwa yang dilindungi.

Walau demikian, makanan khas yang satu ini masih dapat anda temui di beberapa acara festival yang di gelar di KalTim. Sate payau memiliki struktur daging yang lembut serta empuk, bila dibanding dengan daging sapi.

Kuliner Di Sumatera yang Wajib Dicoba

  Sumatera Barat memang terkenal dengan kulinernya yang khas. Ini terlihat dari restoran Padang sangat mudah dijumpai di berbagai pelosok negeri.
Jika berkesempatan mengunjungi Padang dan sekitarnya, lima kuliner di bawah ini tidak boleh kamu lewatkan.

1. Rendang

                                 Foto dari Stu Spivack/wiki commons




Rendang adalah makanan khas Minangkabau yang pernah masuk ke dalam daftar hidangan terlezat di dunia versi CNN Internasional.
Demi menciptakan cita rasa tinggi, rendang biasanya dimasak dalam waktu yang lama, dan dipanaskan berulang-ulang dengan santan.
Jika kamu sempat berkunjung ke Bukittinggi, Sumatera Barat, kamu harus datang ke restoran Simpang Raya yang berada tepat di samping lapangan jam gadang. Restoran ini merupakan kedai Simpang Raya pertama di Indonesia, sebelum membuka cabang di berbagai daerah. Di sini kamu bisa menikmati rendang kering berwarna coklat yang rasa pedasnya pas dan menggugah selera.

2. Nasi Kapau

                                   NASI KAPAU. Berbagai lauk pauk khas daerah Kapau disajikan. Foto dari Sakinah Ummu Haniy/Rappler.com




Nasi kapau mengambil nama dari wilayah asalnya, Kapau, Sumatera Barat.
Berbeda dengan nasi padang pada umumnya, makanan ini terdiri dari nasi, sambal, dan dilengkapi dengan lauk pauk khas Kapau, serta tak ketinggalan gulai nangka yang menjadi ciri khas nasi kapau.
Nasi kapau paling terkenal di Sumatera Barat dapat dijumpai di Pasar Lantai Wisata Lantai Dasar, Bukittinggi. Nasi Kapau Uni Lis menyajikan beragam pilihan lauk pauk dengan rasa yang sangat enak. Restoran ini merupakan restoran terbaik nomor lima di Sumatera Barat versi situs penasehat perjalanan Tripadvisor.

3. Ayam Pop

                                  AYAM POP. Foto dari wiki commons




Ayam pop adalah jenis olahan ayam yang direbus dengan air kelapa. Sama seperti rendang, ayam pop merupakan sajian khas Sumatera Barat yang juga sering dijumpai di restoran padang di seluruh Indonesia.
Di balik tampilannya yang terkesan polos dan sederhana, ayam pop memiliki cita rasa gurih yang tak ada duanya. Apalagi jika dipadukan dengan sambal merah yang biasa mendampinginya.
Di restoran Simpang Raya, yang memiliki tagline “Istana Ayam Pop” kamu bisa mencoba ayam pop, lengkap dengan nasi hangat yang membuat makan menjadi lebih nikmat.

4. Teh Talua

                                        TEH TALUA. Foto dari Sakinah Ummu Haniy/Rappler.com




Sesuai dengan namanya, teh talua adalah minuman khas Minangkabau yang mencampurkan teh dengan talua — telur dalam bahasa Minang — yang kemudian ditambahkan gula untuk menciptakan rasa manis.
Dalam sejarahnya, teh talua biasanya diminum oleh para petani untuk menambah stamina mereka. Namun saat ini teh talua dapat dijumpai di warung-warung maupun restoran yang menjual masakan khas Sumatera Barat.

5. Sate Padang
Foto dari Sakinah Ummu Haniy/Rappler.com




Di Jakarta dan kota-kota besar lainnya di Indonesia, sate padang sangat mudah dijumpai, dari restoran besar hingga penjual gerobak.
Sate padang adalah sate khas minangkabau yang terdiri daging, lidah, atau usus sapi, yang diberi bumbu pedas. Setiap daerah memiliki kekhasannya tersendiri, seperti sate padang yang berasal dari daerah Padang Panjang bumbunya berwarna kuning, sedangkan sate dari Pariaman bumbunya berwarna merah.
Salah satu restoran yang paling terkenal adalah restoran Sate Mak Syukur yang berada di Padang Panjang. Restoran ini juga telah membuka banyak cabang di berbagai daerah di Indonesia. Tapi tentu saja, kamu tidak boleh ketinggalan untuk makan di tempat asalnya.

Sabtu, 09 September 2017

5 Rekomendasi Kuliner Papua yang Paling Wajib Dicoba

Ketika mendengar kata “Papua”, apa, sih, yang pertama kali muncul di benak kalian? Daerah pedalaman? Koteka? Orang-orang berkulit hitam dengan rambut keriting? Mungkin bagi sebagian orang, Papua adalah suatu pedalaman di ujung timur Indonesia yang sangat jauh, dan terpencil. sebagiannya lagi hanya mengenal Papua sebagai surga kecilnya dunia karena alamnya yang masih alami dan indah banget.
Sayangnya, tidak banyak orang yang tau bahwa Papua punya makanan khas yang unik seperti di provinsi-provinsi Indonesia lainnya. Nah, berikut ini adalah informasi mengenai lima makanan khas Papua yang pasti belum pernah kamu tahu dan wajib kamu coba ketika kamu datang ke Papua.
1.  Papeda
Papeda adalah salah satu makanan khas Papua yang lumayan terkenal di Indonesia karena sering banget dipromosikan di luar Papua. Papeda adalah bubur sagu yang dimasak dengan bumbu kuah kuning. Papeda memiliki rasa yang unik. Buat yang belum terbiasa, Papeda akan terasa hampar dan bertekstur seperti lem. Belum lagi kalau bau sagunya masih tercium.
Tapi, buat yang sudah terbiasa pasti ketagihan, apalagi lagi disantap dengan ikan kuah kuning asam pedas. Kalau ke Papua, kamu wajib coba Papeda karena rasanya yang khas. Selain itu, papeda ini bagus banget untuk kesehatan. Kandungan sagunya itu berserat banyak, rendah kolesterol dan bernutrisi. Makanya, nggak heran kenapa orang-orang Papua terkenal kuat, kan?
                                    en.wikipedia.org

 2.   Aunu Senebre
Berbeda dengan tekstur papeda yang lengket, tekstur aunu senebre ini sedikit kering dan terbuat dari bahan dasar ikan teri goreng yang dicampur dengan irisan daun talas. Aunu senebre ini biasa disajikan dengan papeda dan ikan kuah kuning.
                                     www.resepkoe.com

 3.   Martabak Sagu
Berbeda dengan martabak pada umumnya, di Fak-Fak, Papua Barat kamu bisa merasakan nikmatnya martabak sagu. Jangan dibayangkan seperti martabak biasa, martabak ini justru digoreng dan dicampur dengan gula merah. Rasanya yang manis, membuat martabak ini pas jadi teman minum teh atau kopi di sore hari.
kabupatenfakfak.blogspot.com

4.   Sate Ulat Sagu
Sate ulat sagu memang terlihat menggelikan dengan tekstur yang kenyal ketika pertama kali kamu mencobanya. Dibuat dari ulat sagu yang diambil dari pohon-pohon sagu yang dibiarkan membusuk, ulat dibakar dulu seperti sate pada umumnya sebelum disantap. Tapi, bagi yang sudah terbiasa bisa langsung menyantapnya mentah-mentah. Biasanya, sate yang biasa disebut sabeta ini menjadi menu utama yang disajikan di sore hari sambil duduk di para-para—tempat duduk khas orang Papua yang terbuat dari bambu—dan menikmati indahnya matahari terbenam bersama keluarga dan kerabat.
                                      kabupatenfakfak.blogspot.com

 5.   Udang Selingkuh
Makanan khas Papua yang satu ini cukup membuat penasaran karena namanya yang unik. Kenapa selingkuh? Karena bentuk tubuh udang ini yang memiliki capit seperti kepiting. Jadi anggapannya udang ini selingkuh dengan kepiting. Rasa dari udang selingkuh hampir sama dengan udang pada umumnya. Penyajiannya bisa dengan direbus atau digoreng. Kalau kamu masih penasaran, kamu bisa melihat dan mencicipi langsung udang ‘selingkuhan’ kepiting ini di Wamena, Papua Barat.
                                     rasiaziza.it.student.pens.ac.id

6 Kuliner Lombok yang Wajib Dicoba

Lombok terkenal dengan wisata alamnya yang memukau. Siapa yang nggak tertarik untuk menapaki puncak Gunung Rinjani atau menjamahi pantai-pantainya yang elok satu per satu? Tapi, bertandang ke Lombok tentu bakal kurang jika kamu nggak menyempatkan diri untuk mencicipi makanan khasnya. Berbagai sajian kuliner asal Lombok umumnya bercitarasa pedas dan gurih. Yuk, intip sejumlah menu makanan khas Lombok yang bikin nagih berikut ini!

1. Plecing Kangkung




Kamu tentu sudah nggak asing lagi dengan makanan yang satu ini. Tapi, mungkin tak banyak yang tahu juga plecing kangkung ternyata berasal dari Lombok. Plecing kangkung disajikan dengan cara merebus kangkung dan dicampur sambal tomat pedas yang dibuat dari cabai rawit, tomat, garam, terasi Lombok, dan perasan jeruk purut.
Rasa plecing kangkung asal Lombok agak berbeda dengan yang biasa kita temui tempat lain karena kangkung yang digunakan juga berbeda. Kangkung dari Lombok lebih besar dan renyah. Jadi, jika kamu datang ke pulau ini, jangan lupa mencicipi plecing kangkungnya yang otentik!

2. Ayam Taliwang




Kuliner yang satu ini juga nggak kalah tenar, bahkan menjadi salah satu sajian khas yang paling populer di luar Lombok. Ayam taliwang memanfaatkan ayam muda dengan bumbu yang pedasnya nendang. Masakan ini biasanya disajikan dengan tiga cara, yaitu digoreng, dipanggang, atau dibakar. Tak ketinggalan, plecing kangkung selalu tersedia sebagai teman bersantap ayam taliwang.

3. Nasi Balap Puyung




Nasi balap Puyung merupakan sajian nasi sederhana seperti halnya sego kucing di Jawa. Menu kuliner yang satu ini terdiri dari seporsi nasi putih yang disajikan bersama suwiran ayam bumbu pedas dan kedelai goreng serta oseng kacang panjang dan kering kentang sebagai pelengkap.
Nasi balap ini berasal dari kampung kecil bernama Puyung di daerah Lombok Tengah. Sajian ini dipelopori oleh Inaq Esun yang konon sudah berjualan nasi balap sejak tahun 70-an. Makanan ini pas banget buat menu sarapan, lho!

4. Sate Bulayak




Sate bulayak merupakan sate daging sapi yang telah dilumuri bumbu khas Sasak dan disajikan bersama bulayak. Bulayak adalah sejenis lontong yang dibungkus spiral memanjang menggunakan daun aren atau enau, sehingga menciptakan aroma yang sedap dan khas.
Cara makan sate bulayak juga unik. Penjual biasanya tidak menyediakan sendok dan garpu, sehingga makanan ini dimakan dengan cara mencocol bulayak ke dalam bumbu sate yang telah tersaji.

5. Ares




Bagaimana rasanya mengonsumsi pelepah pisang muda? Pertanyaan itu bisa terjawab lewat sajian kuliner ini. Ares merupakan sayuran khas Lombok yang terbuat dari pelepah pisang muda dan bumbu santan. Makanan ini dulunya hanya disajikan pada upacara adat, tapi kini ares sudah menjadi salah satu sajian spesial incaran wisatawan.

6. Kelaq Sebie





Nah, ini dia salah satu kuliner Lombok yang paling pedas. Nggak heran, pasalnya kelaq sebie menggunakan cabai rawit hijau sebagai bahan dasarnya, kemudian dibumbui dengan bawang merah, bawang putih, terasi, garam, dan santan nan kental. Sebagai pelengkap, kelaq sebie juga biasa ditambahi dengan terong, kacang panjang, dan tongkol. Berani mencecap pedasnya?
Itulah sajian khas Lombok yang pasti bikin nagih. Kalau mampir ke sana, jangan sampai melewatkannya!


Jumat, 08 September 2017

Daftar Makanan Khas Malang Paling Enak dan Populer

      Banyak makanan yang bisa kamu temui jika kamu sedang berkunjung ke berbagai tempat wisata yang ada di Kota Malang. Seperti pantai Malang yang memukau, atau serunya bermain di Jatim Park I & II, juga berenang di Taman Wisata Sengkaling, dan lain sebagainya. Jika kamu sedang berlibur ke Malang, tidak perlu khawatir akan kelaparan karena tersedia aneka makanan khas Malang yang menggugah selera dan dijamin membuat kamu ketagihan. Untuk lebih jelasnya mari kita simak ulasan mengenai beberapa nama makanan khas Malang yang paling enak dan juga populer diantaranya adalah,
 
1.   Bakso Malang President



   Bakso merupakan salah satu makanan yang paling populer dan banyak sekali penggemarnya. Ada salah satu bakso yang paling di kota Malang, yakni Bakso Malang President. Makanan khas Malang ini menggunakan bakso yang terbuat dari 100% daging sapi. Dalam penyajiannya, bakso disajikan bersama dengan kuah, mie kuning, pangsit goreng, siomay, dan tahu. Bakso Malang President sudah terkenal sejak tahun 1977 dan bahkan sampai saat ini memiliki puluhan cabang yang tersebar di Kota Malang. Bakso Malang President ini memiliki beberapa variasi pilihan dan campuran, antara lain bakso besar, bakso kecil, bakso goreng, bakso goreng panjang, bakso tulang muda, bakso goreng udang, siomay basah, siomay goreng, jeroan paru, dan lain-lain. Bagi kamu yang sedang berkunjung ke kota Malang, kamu patut mencoba kuliner Makanan khas Malang ini.

2.   Rawon Nguling

   Makanan yang satu ini sudah tak asing lagi karena juga cukup mudah didapat di luar daerah Malang. Makanan khas Malang ini memiliki Citarasa alami khas Indonesia yang sangat kuat karena makanan ini diracik dengan bumbu tradisional, seperti bawang merah, bawang putih, lengkuas, kunyit, serai, ketumbar, cabe, dan minyak nabati. Makanan khas Malang adalah makanan khas Jawa Timur yang cukup populer.
Jika kamu ingin mencicipi Makanan dengan kuah yang lezat dengan citarasa yang kuat, kamu bisa mengunjungi Depot Rawon Nguling di Jalan Zaenal Arifin No. 62 Malang. Di tempat wisata kuliner tersebut akan dihidangkan sajian Rawon yang istimewa dengan potongan-potongan daging sapi yang besar dan empuk, kuahnya yang tidak terlalu pekat, serta tidak mengandung banyak lemak.

3.   Orem - Orem
Hasil gambar untuk orem orem malang
    Orem-Orem adalah salah satu nama Makanan yang memiliki cita rasa yang sangat khas. Makanan khas Malang ini merupakan hidangan dengan komposisi irisan ketupat dan daging ayam yang dimasak dengan kuah santan kental. Kuahnya mirip kuah opor atau lodeh, tetapi  lebih kental lagi. Makanan khas Malang ini selalu identik dengan rasa pedas yang sangat menggugah selera.
Agar kualitas alaminya tetap terjaga, Makanan ini harus dimasak di atas bara api dari arang dan tidak menggunakan kompor. Biasanya Makanan ini disajikan bersama tempe goreng dan Mendol. Mendol adalah semacam gorengan yang terbuat dari tempe yang dihaluskan, lalu dicampur bumbu dan digoreng. Agar Makanan ini terasa lebih lezat, harus ditambahkan dengan kecap dan sambal sesuai selera. Pokoknya nyesel kalo sampai kamu melewatkan kuliner Makanan yang satu ini, karena kamu takkan mendapatkan Makanan khas Malang ini diluar daerah, sebab Orem-Orem ini hanya dijual di daerah Malang saja.

4.    Cwie Mie
 Hasil gambar untuk cwie mie malang
   Cwie Mie juga termasuk dalam daftar nama Makanan khas Malang yang cukup populer. Makanan ini lebih mirip dengan mie ayam biasa. Hanya saja cwie mie ini menggunakan daging ayam yang dihancurkan yang mirip dengan abon. Rasa dari Makanan ini terbilang sangat unik karena Makanan khas Malang yang satu ini justru rasanya lebih asin. Makanan ini biasanya disantap dengan kuah gurih, daun selada segar, serta taburan bawang goreng. Uniknya lagi, makanan khas Malang yang satu ini disajikan dengan menggunakan mangkuk yang terbuat dari pangsit. Bagi kamu yang penasaran dengan rasa unik Cwie Mie, datang saja ke Resto Hot Cwie Mie Malang di Jalan Raya Mojorejo No. 99 Junrejo Batu.

5.   Soto Kambing

Gambar terkait
   
    Makanan khas Malang yang satu ini mungkin belum begitu populer dan hanya ada di daerah-daerah tertentu di Kota Malang saja. Makanan ini adalah soto kambing, awalnya, Makanan ini hanya disajikan untuk kalangan tertentu, misalnya acara selamatan atau bersih desa.Makanan khas Malang ini berkomposisi dari daging kambing, usus, taoge, ditambah irisan kubis. Makanan ini rasanya lebih mirip seperti perpaduan rasa soto dan gulai. Dalam penyajiannya, Makanan khas Malang ini biasanya ditambah perasan air jeruk nipis untuk menambah rasa lezat sekaligus mengurangi aroma daging kambing yang biasanya menyengat kuat. Paling nikmat jika Soto Kambing disantap dengan nasi yang masih panas. Jika kamu ingin mencicipi Makanan khas Malang yang satu ini, kamu bisa mencarinya di sepanjang jalan Malang menuju Batu yang dijual oleh pedagang keliling yang dipikul dengan tulisan soto saja, jadi jangan sampai terkecoh ya, karena Jarang kita temukan warung, rumah makan, atau restoran di Malang yang menyediakan Soto Kambing.

6.   Bakso Bakar

  Sajian menu Makanan khas Malang yang satu ini cukup berbeda, yakni Bakso Bakso Bakar. Dibanding dengan makanan lainnya, makanan yang satu ini sebenarnya merupakan jenis kuliner yang masih tergolong baru. Makanan khas Malang ini pertama kali diperkenalkan oleh warung Pak Man atau Suparman pada tahun 1997 silam hinnga kini menjadi sangat populer. Mungkin beberapa Makanan khas Malang tersebut tidak kamu temukan di luar kota Malang, jadi sangat sayang jika dilewatkan


5 Kuliner ini Wajib Kamu Coba Saat Dibali

  Jalan-jalan ke suatu daerah, tidak akan lengkap sebelum mencicipi kuliner khasnya. Apalagi kalau liburan ke Pulau Dewata, wajib banget mencicipi makanan khas Bali yang lezat. Ada banyak makanan enak di Bali dan dijamin bakal bikin ketagihan. Khususnya buat kamu yang suka banget sama makanan pedas, makanan tradisional khas Bali dijamin bikin kamu nggak bisa berhenti makan.
Pada umumnya, kuliner tradisional Bali ini memiliki rasa rempah yang kuat. Dan seringkali dilengkapi dengan berbagai jenis sambal yang rasanya nendang banget. Kalau mau berwisata kuliner di Bali, pastikan kamu mencicipi makanan-makanan ini.

1. Ayam Betutu



makanan khas bali
   Kuliner Bali yang satu ini menggunakan daging ayam sebagai bahan utamanya. Bumbu yang dipakai pun kaya akan rempah dengan dominan rasa pedas. Yang membuat masakan khas Bali ini sangat otentik adalah cara pengolahannya. Jadi, bumbu kaya rempah dimasukkan dalam bagian perut daging ayam. Kemudian dibungkus daun pisang, lalu dipanggang pakai bara api sekam. Memanggangnya juga nggak sebentar, tapi sampai 24 jam. Wah, lama juga ya. Dengan begitu, daging ayam akan terasa lembut dan bumbu meresap dengan sempurna dalam makanan khas Bali yang enak ini.

2.  Sate Lilit



sate lilit bali

  Kamu penggemar sate? Makanan Bali yang satu ini wajib dicoba. Sate lilit merupakan salah satu primadona menu makanan khas Bali. Sesuai namanya, sate ini disajikan dengan cara dililit. Umumnya yang dipakai adalah daging ikan tenggiri. Jadi daging ikan akan dihaluskan terlebih dahulu lalu diramu dengan bumbu khas Bali. Kemudian dililitkan ke batang serai. Rasanya empuk dan juga gurih. Aromanya pun, aduhai sedap.

3.   Rujak Kuah Pindang



menu khas bali

   Kuliner yang satu ini agak berbeda dari makanan adat Bali kebanyakan. Tidak berbahan daging atau rempah yang kuat, melainkan memberi sensasi asam pedas yang khas. Rujak ini terdiri dari irisan mangga dan aneka buah (kadang juga rumput laut) yang diberi campuran kuah pindang serta cabai. Kebayang nggak tuh kombinasi rasanya kayak apa? Pedas, asam, manis jadi satu. Selain bisa ditemukan di berbagai restoran di Bali yang menyajikan masakan tradisional Bali, rujak kuah pindang gampang dibeli di warung atau pedagang kaki lima yang menjual makanan khas Bali
4.   Nasi Jinggo


makanan bali

  Buat kamu yang ingin wisata kuliner Bali tapi punya budget terbatas, nasi jinggo bisa jadi pilihan tepat. Dibungkus dengan daun pisang, nasi sekepal bisa dinikmati dengan lauk pauk yang bisa terdiri dari mi goreng, tempe goreng, serta suwiran daging ayam, dan pastinya juga aneka sambal Bali yang pedas. Kalau nggak sempat mampir ke restoran terkenal di Bali, menikmati sebungkus nasi jinggo di warung-warung makanan khas Bali bisa jadi pengalaman unik tersendiri.
5.   Nasi Tepeng


masakan khas bali

    Kuliner wajib di Bali ini sangat khas dengan racikan bumbu rempah yang disiramkan di atas nasi yang dimasak cukup lembek. Dilengkapi aneka sayur dan lauk, nasi tepeng seringkali disajikan dengan daun pisang. Hampir sama dengan berbagai masakan Bali lainnya, nasi tepeng ini juga punya cita rasa pedas. Buat kamu yang suka masakan pedas, kuliner enak di Bali ini jangan sampai dilewatkan begitu saja ya. Nah, kira-kira mau coba kuliner yang mana dulu nih? Pokoknya nggak akan lengkap rasanya jalan-jalan ke Bali kalau belum mencicipi dan menikmati makanan dan berbagai masakan tradisional khas Bali tersebut.

Makanan Khas Yogyakarta Yang Wajib Kamu Coba

  Mengunjungi kota Jogja tidak cukup hanya berjalan-jalan ke tempat wisata alam ataupun wisata budayanya, namun harus dilengkapi dengan jajan makanan-makanan yang enak. Hampir setiap makanan di Jogja mampu meninggalkan kesan di hati dan lidah anda yang mencobanya. Dijogja selain gudeg, Ada banyak makanan lainnya yang wajib anda coba. Setelah membaca daftar berikut ini, silahkan coba satu per satu saat anda ke Jogja ya..

1.   Belalang Goreng 

Yang pertama ini mungkin akan asing ditelinga anda. Kalau anda menuju daerah Gunungkidul dan melihat banyak penjual belalang goreng, mampirlah untuk mencoba sensasi makan belalang goreng. Bentuknya memang benar-benar bentuk belalang besar yang utuh, namun rasanya gurih dan renyah, serta bisa dimakan seluruh bagian tubuhnya.




                        masakan-khas-jogja
Karena belalang ini merupakan makanan tinggi protein, maka untuk anda yang memilik alergi makanan berprotein tinggi, sebaiknya menghindari mencicipi belalang goreng kalau tidak mau gatal-gatal karenanya. Belalang goreng biasa dijual dalam kemasan toples yang dihargai IDR20.000.

2.   Soto Ayam Pak Min
Yang kedua ini di saat hujan mengguyur kota Jogja waktu anda sedang berlibur di sini, paling pas menghangatkan tubuh dengan menikmati Sop Ayam Pak Min. Walaupun sop ayam ini berasal dari Klaten, Jawa Tengah, namun di Jogja sudah banyak dibuka cabangnya dan menjadi salah satu makanan yang banyak dicari orang yang berkunjung ke Jogja. Tidak hanya di Jogja, cabang Sop Ayam Pak Min tersebar di berbagai kota lain di Pulau Jawa.




                           makanan-khas-jogja
Sop ayam ini terasa gurih dan spesial karena menggunakan ayam kampung. Anda bisa memilih bagian ayam mana yang ingin anda santap, seperti dada, sayap, atau paha atas. Beberapa warung Sop Ayam Pak Min bisa anda temukan di tepi Jalan Profesor Herman Yohanes, Jalan Monjali, dan Jalan Magelang. Harga per mangkuk IDR6.000 – IDR19.000 terbilang murah dengan porsi yang cukup dan rasa yang enak.

3.   Tengkleng Gajah Jogja

    Bukan asli tengkleng dari daging gajah, Tengkleng Gajah Jogja merupakan tengkleng yang berbahan dasar daging kambing. Namun, karena disajikan dalam porsi yang besar, maka disebut tengkleng gajah. Ada dua jenis tengkleng yang ditawarkan, yaitu tengkleng tongseng dan goreng. Kalau anda ingin menikmati tengkleng berkuah, maka pilihlah tengkleng tongseng dan kalau anda ingin yang kering, bisa memilih tengkleng goreng.


                        makanan-khas-jogja
Lokasinya ada di Jalan Kaliurang Km. 9,3, agak sedikit keluar dari jalan raya. Meskipun lokasinya di pedesaan, tapi tetap banyak orang yang mengunjungi warung ini karena penasaran. Tenang saja, apabila mengikuti panduan jalan ke Tengkleng Gajah Jogja, anda tidak akan kesasar kok.
Selain tengkleng, ada pula menu lainnya seperti gulai dan sate. Untuk seporsi tengkleng, harganya IDR30.000. Tidak mahal untuk porsi jumbo yang mengenyangkan, yang bahkan bisa disantap oleh dua orang.

4.  Sate Klatak
     
                                 
                                   
Tak sedikit orang yang mengira kalau sate klatak adalah sate katak karena namanya yang memang terdengar seperti katak. Padahal, sate klatak adalah daging kambing yang dibumbui oleh sejumlah rempah yang kemudian ditusuk menggunakan jeruji besi, bukan tusuk sate biasa semisal lidi. Di Yogyakarta terdapat warung Sate Klatak Pak Pong yang berlokasi di Pasar Jejeran, Jl. Imogiri Timur. Warung Sate Klatak Pak Pong buka setiap hari sejak pukul 10:00 – 24:00 WIB.
Sate klatak dianggap sebagai makanan khas Jogja yang unik karena menggunakan jari-jari roda sepeda untuk tusukannya. Tujuan penggunaan benda tersebut sebagai tusukan sate karena besi bisa menjadi penghantar panas yang baik sehingga saat proses pembakaran bagian dalam daging juga matang sempurna. Adapun keunikan lain dari sate klatak adalah bumbu yang digunakan. Jika sate daging umumnya dibumbui dengan aneka rempah, sate klatak hanya diberi garam dan sedikit ketumbar. Sate klatak biasanya disajikan bersama nasi, kuah gulai atau kecap, dan potongan cabai rawit.

5. Bakmi Shibitsu

                                   

  Saat berkunjung ke Kota Budaya, jangan lupa untuk mencicip bakmi yang populer bernama bakmi shibitsu. Bagi kamu penggemar bakmi wajib hukumnya untuk mencoba bakmi shibitsu. Bakmi shibitsu bisa ditemukan di Jl. Raya Bantul No. 106. Kedai Bakmi Shibitsu sudah berdiri sejak 25 tahun lalu dan hingga kini selalu ramai dikunjungi oleh para pelanggan setia bakmi ini.
Bakmi shibitsu adalah bakmi goreng yang mempunyai warna sedikit terang dibanding bakmi di tempat lain. Penggunaan kecap yang sedikit membuat bakmi shibitsu berwarna lebih cerah. Bakmi shibitsu terdiri dari dua jenis mie, yakn mie kuning dan bihun. Dalam satu mangkuk bakmi terdapat bahan pendamping seperti potongan-potongan kecil daging ayam dan taburan seledri.