Tampilkan postingan dengan label Kerajinan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kerajinan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 09 September 2017

Kerajinan Tangan Asal Papua Yang Dapat Dijadikan Koleksi Sebagai Ornamen Dekorasi Rumah





     Beberapa jenis kerajinan tangan dari papua yang mungkin sudah tidak asing lagi bagi sebagian orang di dalam dan luar negeri, Pada gambar dibawah ini merupakan miniatur yang sering digunakan sebagai ornamen atau hiasan pada dinding, lemari, meja kerja dll. Ada sebagian juga yang dapat digunakan dalam aktivitas sehari-hari, misalnya noken/tas-samping kas papua, kalau koteka umum-nya digunakan masyarakt papua di bagian dataran tinggi papua (wamena, dan sekitarnya). 
      Barang-barang ini bisa didapatkan di  papua secara langsung, kalau soal harga setiap barang berikut berkisar Rp.150.000 - 700.000. mungkin bagi sebagian orang harga ini agak mahal, tetapi dijamin setiap konsumen akan puas dengan hasil kerajinan dari papua ini. Mengapa saya mengatakan "Konsumen akan puas", alasan-nya sederhana; Setiap barang yang dihasilkan merupakan bahan natural yang langsung di ambil dari alam, dan teknik pembuatannya yang rumit dan dikerjakan dengan detail, misalnya Noken/Tas samping kas papua setiap rajutannya di kerjakan langsung dengan menggunakan tangan tanpa bantuan alat moderen, dengan menggunakan jarum hanya berupa kayu kusus yang sudah dibuat sebelumnya, benangnya terbuat dari akar ataupun batang genemo(jenis tumbuhan di daerah penghasil noken), ada juga dengan bahan batang bunga angrek, dan mengenai lama ataupun waktu pembuatan satu noken ukuran kecil membutuhkan waktu 2-minggu, beda lagi waktunya bila noken ukuran besar waktu yang dibutuhkan 2 bulan. Dari fakta dan alasan diatas apakah anda masih ragu untuk memilik beberapa jenis kerajinan ini???
Koteka dan Noken 


Lukisan Diatas Kanvas Kulit Kayu

Perhiasan Dari Manik-Manik

Noken Ukuran Besar

Kerajinan Tangan Lombok

Wisata ke Pulau Lombok akan semakin lengkap jika traveler juga mengunjungi spot-spot wisata dengan produk-produk kerajinan tangan khas.
Di mana saja dan jenis kerajinan tangan apa?
Simak Yuk!


1. Sentra Kerajinan Olahan Bambu di desa Loyok

Kerajinan Tangan Khas Bambu

Dekat dari beberapa desa wisata lain seperti Tete Batu, Pringgasela dan Masbagik, desa Loyok eksis sebagai desa sentra kerajinan tangan khas olahan bambu. Hampir seperempat abad terakhir, desa ini makin mudah diakses dengan ruas jalan menuju desa yang terletak persis di ruas jalan utama dari pelabuhan Lembar di ujung barat Lombok, menuju pelabuhan Kayangan di ujung timur.
Berkendara sekitar 1 jam dari pusat kota Mataram atau sekitar 45 menit dari Bandara Internasional Lombok (BIL) di Praya Lombok Tengah. Desa yang juga masih kaya dengan lahan persawahan nan hijau, benar-benar menjanjikan perjalanan memasuki desa nyaman dengan suasana sejuk dan hijaunya tanaman-tanaman di petak sawah kiri dan kanan jalan. Jejeran Art shop akan segera kita jumpai di pusat desa. traveler bebas memilih mau masuk ke art shop yang mana, atau memuaskan hati dengan koleksi kerajinan tangan khas dengan kunjungi semua art shop yang ada.
Range harga kerajinan tangan khas desa Loyok mulai dari ribuan rupiah untuk berbagai macam jenis key chain (gantungan kunci) sampai ratusan ribu untuk olahan kerajinan tangan khas bermotif rumit atau berukuran besar.

2. Sentra Kerajinan Lontar di Suradadi

Usai puas kelilingi desa Loyok, Lanjut perjalanan ke sentra kerajinan tangan khas olahan lontar di desa Suradadi. Berkendara sekitar 30 menit ke arah barat, dus relatif lebih dekat dari arah Mataram atau Bandara Internasional Lombok di Praya.

             Kerajinan Tangan Khas Tebolak dari Lontar
 Kerajinan Tangan Khas Tebolak dari Lontar

             Kerajinan Tangan Khas Cecopok dari Lontar
 Kerajinan Tangan Khas Cecopok dari Lontar

 Cecopok (kotak), tebolak (tudung saji), dua nama kerajinan khas olahan daun lontar. Warna-warna cerah dari tebolak seringkali menjadi pemandangan khas di pesta-pesta tradisional di desa-desa di Lombok yang masih memilih menyelenggarakan acara dengan cara lama. Bukan sediakan makanan di meja prasmanan seperti pesta-pesta kekinian. 

3. Sentra Kerajinan Patung Kayu di Senanti

Dusun Senanti merupakan satu dari beberapa dusun lain di desa Sukaraja kecamatan Jerowaru Lotim. traveler yang menyukai kuliner Lombok, umumnya lebih mengingat kuliner Sukaraja Ampenan. Nah, sekarang, ada Sukaraja juga namun eksis sebagai sentra kerajinan patung kayu.

         Kerajinan Tangan Khas Lombok Timur

Kerajinan Tangan Khas Patung Kayu Senanti Lombok Timur.Menggunakan jenis kayu Lian, Mahoni, Bajur dan Jati, kreasi kerajinan tradisional dusun Senanti menjadi satu varian kerajinan patung di Lombok. Bentuk-bentuk gecko, berugaq, serta berbagai bentuk patung lainnya. Tak sebatas di Senanti, hasil kerajinan patung juga kerap menjadi pelengkap di sentra toko oleh-oleh lainnya, terutama di spot-spot wisata mainstream di Lombok.

Kerajinan Tangan Khas

Tiga destinasi di atas bisa dikelilingi dalam satu hari trip. Ruas-ruas jalan sudah semakin terbuka dan memungkinkan traveler bisa peroleh tiga skill baru, pengetahuan dasar menganyam bambu dan lontar, serta pekerjaan ringan di proses membuat satu patung kayu di Senanti.
Trip wisata telusuri kerajinan tradisional di tiga desa wisata berbeda ini paling pas untuk rombongan traveler yang membawa keluarga. Alam-alam desa yang sejuk dengan pemandangan sawah serta rimbunan pepohonan di kejauhan, juga bisa kunjungi spot-spot hutan bambu di desa Loyok. Trip wisata penambah pengetahuan berkesenian khas ala Lombok.

Macam-Macam Kerajinan di Yogyakarta

   Yogyakarta sebagai pusat budaya menghasilkan berbagai macam hasil seni dan budaya yang sangat indah serta bernilai seni tinggi disamping itu juga memiliki nilai jual yang tinggi pula. Berbagai macam kerajinan bisa ditemui di daerah istimewa antara lain: batik, gerabah, kerajinan perak, kerajinan kulit, dan kerajinan tangan lainnya. Kesemuanya merupakan benda-benda yang bisa ditemui dan dibeli di Yogyakarta. Berikut macam-macam kerajinan yang ada di Yogyakarta:


1. Batik

Siapa yang tidak kenal dengan batik, kerajinan yang merupakan hasil seni dan budaya khas Indonesia ini terkenal seantero dunia. Cara pembuatan batik ada tiga yaitu batik tulis, batik cap, dan batik lukis. Sedangkan berdasarkan motifnya terdapat banyak corak antara lain Batik Kraton, Batik Sida Mukti, Batik Cuwiri, Batik Tambal, dan lainnya. Berdasarkan asalnya ada beberapa daerah yang terkenal ebagai produsen bakti seperti Pekalongan, Solo dan Yogyakarta. Di Yogyakarta terdapat sebuah  desa yang khusus memproduksi batik yaitu Desa Giriloyo. Desa ini di warganya mayoritas pembuat batik tulis. Dengan coraknya yang unik membuat batik dari Desa Giriloyo menjadi terkenal dan diburu oleh para pecinta batik tulis.

2.  Gerabah 

Selain batik, di sebuah desa yang bernama Kasongan terdapat sentra pembuatan kerajinan gerabah. Desa ini telah memproduksi gerabah dari masa penjajahan Belanda hingga saat ini. Benda-benda yang diprosuksi juga beraneka macam dari yang sederhana hingga yang rumit. Berbagai macam gerabah bisa ditemui di kawasan ini seperti asbak, vas bunga dengan berbagai ukuran, guci dengan berbagai motif, lampu hias, perabotan meja dan kursi, hiasan dinding, dan lainnya. Saat ini kawasan ini juga memproduksi kerajinan yang terbuat dari kayu dan bambu. Barang yang dihasilkan antara lain perabotan meja dan kursi, figura, souvenir, topeng-topeng, dan masih banyak lainnya. Barang-barang kerajinan tersebut pun telah diakui dunia dan diekpor ke Eropa dan Amerika.

3.  Perak 



Kerajinan yang menjadi daya tarik utama di Yogyakarta adalah kerajinan perak. Kotagede yang menjadi pusat kerajinan perak ini bahkan menjapat jukukan kota perak karena banyak pengerajin perak yang ada di kawasan ini. Di tempat ini mudah dicari bengkel-bengkel pengerajin perak. Toko-toko yang menjual perak pun bertebaran di tempat ini mulai dari skala kecil hingga skala besar. Berbagai macam bentuk kerajinan perak terdapat di tempat ini dari yang sederhana hingga kerajinan yang rumit dan memiliki estetika yang tinggi. Berbagai macam kerajinan di tampilkan mulai dari perhiasan seperti cincin, kalung, gelang hingga bros. Untuk harganya tentu saja tergantung dengan berat dan kadar perak serta kerumitan designnya.
Demikan penjelasan mengenai kerajinan yang dihasilkan di Yogyakarta. Masih banyak kerajinan-kerajinan lainnya yang dihasilkan di kawasan ini yang tidak kalah indah dan menarik yang akan kami bahas dilain kesempatan.

7 Kerajinan Bali yang Paling Banyak Dikoleksi


Bali adalah sebuah pulau yang berada pada bagian tengah Indonesia. Bali memiliki budaya yang cukup kuat baik dari cara berkehidupan dan segala apapun yang dipakainya.
Para pelancong dari luar negeri mayoritas memilih Bali sebagai destinasi wajib travelingnya. Banyak hal yang dapat dinikmati di Bali. Salah satu orang paling berpengaruh di negeri kanguru pernah berkata, bahwa “jangan mati sebelum pergi ke bali.”. Ini adalah sebuah pernyataan yang menjadi penyebab kenapa banyak turis Australia di pulau dewata.Ini menjadi berkah tersendiri bagi masyarakat yang mayoritas beragama Hindu.Nah, kebanyakan dari mereka, selalu membawa oleh-oleh jika baru saja menginjakkan kakinya dari Bali.
Salah satunya adalah banyaknya kerajinan Bali yang banyak dipamerkan. Telah dirangkum 7 kerajinan yang menjadi khas Budaya Bali.
Simak yuk!

1. Bali Memiliki Batik Sendiri

Kerajinan Bali

Motif batik Bali memiliki khas lambang-lambang khas daerah seperti burung bangau, naga, atau fauna juga flora yang hidup di tanah Bali.
Selain itu, motif batik Bali juga bisa seperti dewa-dewa atau yang berhubungan dengan keseharian para orang Bali.
Batik Bali memiliki warna yang mencolok dan beragam.

2. Seni Ukir Banyak Dijumpai

Kerajinan Bali

Patung merupakan seni ukir dan banyak sekali dijumpai di Bali. Biasanya pelancong membawa beberapa jenis patung sebagai oleh-oleh.
Biasanya patung menggambarkan kegiatan sehari-hari seperti sedang bersembahyang, membawa sesajen atau buah yang sangat tinggi di kepala.
Yang paling sering dijumpai adalah patung penari bali dengan mata melirik ke kanan atau ke kiri.
Detail hingga atribut yang digunakan penari.

3. Topeng

Kerajinan Bali

Dibuat dari bahan kayu dari pohon kenanga dan pule. Ada beberapa karakteristik topeng yang biasa dibuat di Bali.
Ada katakter sosok keras petarung, tua sesepuh, karakter biasa, dan karakter bangsawan yang berarti rakyat yang memiliki harta lebih.
Topeng biasanya juga dipakai untuk properti tari Bali. Dilengkapi dengan busana, karakter pada topeng bali biasa ditampilkan untuk menyambut para pelancong.

4. Tas Kain dan Rotan

Kerajinan Bali

Biasanya para pelancong yang hendak kembali ke kotanya, membeli pernak-pernik seperti tas.
Khas Bali adalah tas biasanya dibuat dari bahan kain bercorak batik Bali.
Jenis lain yaitu tas yang terbuat dari rotan yang wangi atau batok kelapa.
Mengingat Bali adalah pulau yang dikelilingi pantai, pasti sangat banyak pohon kelapa.

5. Surganya Aksesoris dan Mainan

Kerajinan Bali

Bahan-bahan alami seperti kayu dan batok kelapa juga diukir lebih kecil menjadi aksesoris atau mainan hiasan.
Banyak sekali pengrajin ukir kayu yang membuat aksesoris bertuliskan BALI.
Tentu ini adalah benda yang cocok sekali sebagai oleh-oleh untuk kawan saat pulang dari Bali.

6. Beragam Bentuk Sandal Jepit

Kerajinan Bali

Jalan-jalan di pantai Bali paling enak kalau pakai alas kaki yang terbuka seperti sandal. Di Bali akan banyak sekali bentuk sandal jepit yang cantik dan khas.
Bali selalu menggunakan mainan seperti bunga kenanga di tengah sandal jepit.
Terkadang juga menggunakan manik-manik kecil dironce di tali sandal.
Warnanya juga pasti beragam dan mencolok. Sangat nyaman dan cantik jika digunakan jalan-jalan di pantai.

7. Pakaian Bertuliskan BALI

Kerajinan Bali

Sudah menjadi ciri khas, tulisan BALI campur motif pantai yang warna warni di bagian dada atau punggung adalah hasil produksi Bali.Bahannya yang tipis menyerap keringat serta warna yang polos atau bahkan sembur warna-warni juga menjadi ciri khasnya.Ada pula kain lebar yang bisa digunakan untuk sewek. Dan tidak lupa atribut Bali yang diikatkan ke kepala bernama Udeng.
Udeng biasa digunakan oleh laki-laki.

Itulah 7 kerjaninan Bali yang memiliki khas masing-masing. Jika berkesempatan mengunjungi Bali, jangan lupa untuk memilikinya. Selain menjadi oleh-oleh, sebetulnya kita telah berperan untuk memajukan pariwisata Indonesia dengan menyejahterakan para pelaku wisata.
So, sambil plesiran, kita juga telah berbuat sosial, yang menyenangkan.
Asyik sekali, bukan!
Jadi, jangan lupa untuk selalu bawa oleh-oleh khas bali ya!